Mengenal penyakit bell’s Palsy & Cara pengobatan bell’s Palsy

 

Mengenal penyakit bell’s Palsy & Cara pengobatan bell’s Palsy

Belakangan seorang aktor dan politikus kondang terkena seranganbell’s palsy, Rano karno. Muka rano karno sebelah kiri miring ke atas. Mirip seperti orang stroke. Namun ternyata rano tidak terkena stroke melainkan bell’s palsy. Nah bagaimana sebenarnya penjelasan penyakit yang ngeri-ngeri sedap ini.

Karena seperti penuturan Rano sendiri, menurut dokter penyakitnya akan sembuh dengan sendirinya paling tidak dalam jangka wakatu 6 bulan. Ini berarti penyakit bell’s palsy ini tergolong tidak berbahaya namun membuat penampilan menjadi tidak menarik. Patut diwaspadai apalagi bagi mereka yang bekerja di dunia hiburan yang menjadikan wajah sebagai modal no 1 seperti artis. Kan gak lucu kalau misalnya, aliando syarief terkena bell’s palsy. Ntar muka aliando miring sebelah. Judulnya bisa diganti, jadi serigala muka miring.

ilustrasi

Oke untuk mengenal lebih jauh penyakit bells palsy berikut ini fakta dan data tentang penyakit ini, mulai dari penyebab, gejala, ciri-ciri, cara mencegah, dll.

1. Bell’s Palsy Diambil dari Nama Ahli Bedah

Penyakit bell’s palsy adalah penyakit yang menimbulkan kelumpuhan, khususnya pada wajah. Nama penyakit ini diambil dari nama seorang ahli bedah Skotlandia, Charles Bell (1774 – 1842).

2. Penyebab Bell’s Palsy

Penyakit ini bisa diakibatkan oleh infeksi virus herpes atau virus varicella zoster yang tinggal di saraf dan aktif ketika sistem kekebalan tubuh sedang melemah. Virus ini memicu peradangan di saraf wajah sehingga menyebabkan terjadi kompresi yang pada gilirannya membuat otot jadi lumpuh serta wajah jadi terkulai.

Kaku pada satu sisi wajah terjadi karena selubung sarafnya membengkak. Bell’s palsy bisa juga dialami karena dingin, misalnya akibat tidur dengan AC yang terlalu menyorot satu sisi wajah saja. Bisa juga karena tidur di lantai dengan satu sisi wajah menempel di lantai yang dingin. Perlu digarisbawahi, bell’s palsy berbeda dengan gejala stroke.

3. Gejala Bell’s Palsy

Gejala yang muncul meliputi rasa sakit yang parah, kehilangan kemampuan mengecap atau sensasi di lidah, serta kesulitan makan dan berbicara. Gejala ini berkembang dengan cepat dan memucak setelah 72 jam.

4. Pengobatan Bell’s Palsy

dr Fitri Octaviana Sumantri, SpS(K), M.Pd.Ked dari RS Cipto Mangunkusumo, beberapa waktu lalu mengatakan biasanya dalam waktu 2-3 minggu setelah diobati pasien sudah pulih. Jadi semakin cepat diobati, maka waktu pemulihan pasien pun lebih cepat.

Untuk pengobatan bell’s palsy, biasanya pasien akan diberi obat oral berupa kortikosteroid yang dibarengi dengan fisioterapi atau akupunktur untuk mengembalikan lagi fungsi otot-otot di salah satu sisi wajah yang kaku.

Pendapat lain mengatakan 75 persen pasien akan pulih lengkap dalam waktu 2-3 bulan setelah didiagnosis dan diobati dengan cepat untuk mengurangi kemungkinan kerusakan saraf jangka panjang.

kami akupunturholistic adalah praktek yang melayani akupuntur untuk pengobatan penyakit seperti :

1. gula
2. hipertensi (darah tinggi)
3. saraf kejepit
4. struk
5. lambung
6. diabetes
7. infertility / pemandulan / kesuburan
8. pelangsingan / obesitas
9. jantung
10. insomnia
11. sering pusing
12. obesitas
14. saraf kejepit
15. disfungsi ereksi / ejakulasi dini karena tingkat stress
16. reumatik
17. migrain (migraine)
18. ginjal
19. asam urat

HUBUNGI

Telp : 0815 8431 5097
Whatsapp : 0815 8431 5097
pin bb : 544F2094

Solusi aman tanpa obat kimia , perpaduan akupuntur & obat herbal , aman tanpa efek samping.
Datang ke praktek kami sekarang juga !

Jl. wijaya kusuma raya no 23.A rt 09 Rw 04 / Dapursusu PD. Labu. Kec. cilandak jakarta selatan. jam buka 09.00-17.00 senin – sabtu hari libur nasional tetap buka